Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 21, 2026

Bersyukur

  Mari kita bedah dengan akal yang jernih dan hati yang tenang. Dalam bahasa manusia yang paling bersahaja, bersyukur itu sebenarnya adalah urusan berterima kasih. Sebuah respons logis untuk menghargai, menghormati, dan memberikan pengakuan atas ketulusan yang disodorkan oleh sang Pemberi kebaikan. Secara fitrah moral, ditinjau dari sudut kemanusiaan maupun bangunan kebudayaan, menolak untuk mengapresiasi kebaikan orang lain adalah sebuah keganjilan yang sangat absurd. Ia tidak masuk dalam hitungan akal sehat, juga tidak mendapat tempat dalam kepekaan rasa. Dalam spektrum kehidupan yang bagaimanapun, entah itu di lingkaran orang-orang saleh atau bahkan di dalam labirin dunia kejahatan sekalipun, hukum timbal balik ini merupakan suatu keniscayaan yang wajib ditunaikan. Mari kita tengok potret di sekitar kita. Ada seorang guru yang selalu tahu cara menyenangkan hati kepala sekolahnya, maka secara alamiah posisinya akan menjadi lebih disayang. Kecenderungan rasa sayang yang diperlih...